Sertifikat ISO Membantu Penjualan Produk Anda

Saat ini ada banyak sekali perusahaan-perusahaan yang terjebak di dalam persaingan bisnis yang sangat berat. Mereka terjun ke dalam bisnis yang sudah jenuh. Dimana ada banyak sekali perusahaan yang memproduksi barang-barang yang sejenis. Coba anda pikirkan bagaimana sulitnya untuk bersaing dalam bisnis jika ada puluhan atau ratusan merek yang menyediakan barang yang sama.

Tentunya semua merek ini harus bersaing untuk memperebutkan pasar yang terbatas. Apa saja yang bisa mereka lakukan untuk mendapatkan pasar yang terbatas ini. Tentu saja mereka harus berjuang sebisanya untuk meyakinkan market bahwa produk-produk mereka adalah produk-produk yang terbaik. Inilah yang menjadi alasan ada banyak sekali perusahaan yang berusaha memberi kemasan yang terlihat eksklusif untuk produk yang mereka jual.

Jualan keripik singkong saja mereka harus membuat kemasan yang terlihat premium untuk keripik tersebut. Karena jikalau kemasannya biasa-biasa saja maka produk keripik tersebut tidak akan menarik perhatian dari konsumen. Dengan memberikan kemasan yang terlihat eksklusif konsumen menjadi penasaran bagaimana rasa dari kripik tersebut. Inilah yang disebut sebagai strategi dari pemasaran.

Selain membuat kemasan yang menimbulkan rasa penasaran konsumen; tentunya perusahaan-perusahaan ini juga harus memberikan jaminan atas kualitas barang yang mereka produksi. Untuk itulah mereka berusaha mendapatkan sertifikat ISO. Sertifikat ISO ini sudah lama sekali dipergunakan sebagai jaminan kualitas atas suatu produk ataupun jasa. Produk yang mendapatkan sertifikat ISO ini biasanya akan sangat mudah untuk diterima oleh pasar.

BACA: Pengaruh Sertifikat ISO pada penjualan produk

Hanya saja tidak semua bisnis tentunya mampu untuk mengurus sertifikat ISO ini. Akan ada biaya untuk proses sertifikasi ISO ini. Dan jikalau sertifikasi ini menuntut perbaikan prosedur maka bisa saja perusahaan tersebut harus menyediakan mesin-mesin yang baru. Atau bahkan memperbaiki sistem kerja dari perusahaannya. Inilah yang membuat proses sertifikasi ISO ini biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Perusahaan-perusahaan dalam skala kecil kemungkinannya belum mempunyai kecukupan modal untuk melakukan proses sertifikasi ini. Lagipula perusahaan-perusahaan dalam skala kecil biasanya juga masih mempunyai cakupan pemasaran yang sempit. Jadi mereka biasanya perlu memperbesar kelas dari perusahaannya sebelum sampai ke tahap membutuhkan sertifikasi ISO ini.

Perusahaan-perusahaan yang mengajukan proses pembuatan sertifikat ISO ini biasanya sudah siap untuk memasarkan produknya dalam skala nasional atau bahkan internasional. Sertifikat ISO memang bisa membantu perusahaan perusahaan ini untuk melakukan penetrasi ke market skala nasional ataupun internasional.

Author Image
brajakelono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *