Tips Atasi Dehidrasi Saat Haji

Tips Atasi Dehidrasi Saat Haji

Alhamdulillah, senantiasa kita memuji Allah Ta’ala, Musim Ibadah Haji telah tiba. Tentu saja, setiap calon jamaah haji dari berbagai belahan dunia dipersiapkan secara fisik dan mental, bahkan dalam cuaca panas di Tanah Suci, Arab Saudi. Tentunya ini sangat berbeda dengan iklim di tanah air (Indonesia), oleh karena itu, harus diantisipasi untuk menghindari dehidrasi.

Dehidrasi seperti yang diketahui adalah suatu kondisi di mana cairan yang terkandung dalam tubuh berkurang. Karena itu, tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya. Mengkonsumsi cukup air adalah cara untuk menghindari dehidrasi. Air adalah asupan penting yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan suhu normal dalam tubuh.

Jika suhu tubuh normal tidak dipertahankan, itu akan memicu seseorang yang terkena serangan stroke panas dan dapat berakhir dengan kematian.

Baca juga: Haji Tanpa Antri dengan Haji Furoda

Penting untuk Mengetahui tanda-tanda dan Gejala dehidrasi.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menghindari dehidrasi adalah mengetahui gejala atau tanda-tanda dehidrasi itu sendiri. Segera hubungi dokter atau petugas kesehatan di kelompok anda masing-masing, jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi seperti ini:

  1. Urin berwarna kuning gelap (keruh) atau oranye.
  2. Jarang buang air kecil
  3. Produksi keringat sedikit meskipun udara panas
  4. Hidung dan mulut kering
  5. Merasa lelah atau bingung
  6. Haus
  7. Kulit kering, ketika terjepit tidak kembali dengan cepat atau kurang elastis
  8. Pusing
  9. Napas yang cepat dan detak jantung
  10. Minumlah air mineral atau air Zam-Zam setidaknya 3-4 liter

Cairan adalah salah satu bagian penting yang dapat meningkatkan fungsi organ. Karena itu, mengonsumsi air yang cukup sangat penting, sehingga Anda dapat memenuhi asupan cairan yang dibutuhkan tubuh dan memperlancar fungsi organ-organ tubuh.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari cukup dan rutin mengkonsumsi air mineral.

1. Menghilangkan rasa haus dan dehidrasi; Salah satu manfaat terpenting dari mengkonsumsi air mineral adalah untuk menghilangkan rasa haus. Dengan juga mengonsumsi air mineral, kita terhindar dari dehidrasi atau pengurangan cairan dalam tubuh yang bisa melemahkannya. Minum air meniral yang cukup akan membantu menghilangkan dan mencegah dehidrasi.

2. Air bertugas untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh; Hampir 60% bagian dari tubuh manusia didominasi oleh cairan. Jika asupan cairan diisi dalam tubuh, itu akan membantu mengangkut nutrisi dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, mencerna makanan, dan lainnya.

3. Minum cukup air juga dapat membantu meningkatkan energi. Apa yang terjadi jika kita tidak mengkonsumsi air yang cukup, terutama ketika kita melakukan haji atau umrah? Hal pertama yang kami rasakan adalah lelah. Otot yang kekurangan air tidak dapat berfungsi secara optimal, yang menyebabkan kelelahan.

4. Minum air yang cukup dapat meningkatkan fungsi otak; Komposisi air yang tepat dalam tubuh dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kehalusan sistem saraf otak.

5. Dan lain sebagainya

Mengingat pentingnya air bagi tubuh, para peziarah dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 3 hingga 4 liter air sehari. Untuk menghindari dehidrasi dan melaksanakan ibadah haji tanpa masalah.

1. Hindari minuman yang mengandung kafein.

Selama haji atau umroh, disarankan untuk menghindari minum minuman yang mengandung kafein. Karena kafein memiliki kemampuan menghilangkan manfaat air dalam tubuh dan menghilangkan kelembaban.

2. Tingkatkan konsumsi buah dan sayuran.

Banyak konsumen buah-buahan dan sayuran yang mengandung air dapat membantu Anda menghindari dehidrasi. Makan buah-buahan segar yang mengandung banyak air, seperti melon, semangka, jeruk manis, dll. Buah-buahan ini dapat memberikan nutrisi untuk menjaga daya tahan dan mencegah dehidrasi saat haji dan umroh.

3. Hindari paparan sinar matahari langsung.

Selama ibadah haji berlangsung, disarankan untuk memakai payung atau topi, untuk meminimalkan paparan sinar matahari langsung. Jika Anda terkena sinar matahari langsung, di mana suhu di Mekah dan Madinah sangat tinggi, ini dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat Anda merasa mudah lelah.

4. Pemeliharaan istirahat yang berkualitas

Para jamaah haji disarankan untuk menghindari kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan ritual haji, terutama di luar ruangan karena cuaca yang hangat. Lebih baik, waktu itu digunakan untuk beristirahat untuk mempersiapkan fisik agar prima saat menjalankan aktivitas ritual ibadah haji.

Karena itu, saran bagaimana mengatasi dehidrasi akibat cuaca hangat di Mekah dan Madinah, Arab Saudi. Insya Allah, bisa bermanfaat!

 

Author Image
hajifuroda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *