Perlukah Merek Baru Mendaftar Sertifikat ISO?

Saat ini ada banyak sekali orang yang berusaha membuat produk-produk yang bersaing di pasar. Jadi jika anda pergi ke pusat perbelanjaan seperti mall anda akan menemukan banyak sekali merek yang bersaing untuk produk yang sama. Biasanya yang akan memenangkan persaingan ini adalah merek-merek yang sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat.

Sedangkan merek-merek yang baru saja muncul biasanya akan lebih sulit untuk menarik minat dari pembeli. Inilah menjadi alasan ada banyak sekali orang yang berusaha memasarkan produk mereka dengan memasang iklan secara besar-besaran. Tentunya mereka berharap bahwa iklan yang besar-besaran ini akan memberikan image bahwa produk yang mereka pasarkan diproduksi oleh perusahaan yang bonafit.

Demikian sehingga masyarakat akan yakin bahwa produk tersebut mempunyai kualitas yang baik. Hanya saja masih cukup banyak kelompok di masyarakat yang memerlukan jaminan yang yang lebih baik lagi. Misalnya untuk produk makanan biasanya masyarakat atau konsumen menuntut produk tersebut sudah dilengkapi dengan sertifikat BPOM atau juga sertifikat halal bagi mereka yang beragama islam. Sedangkan untuk produk-produk lainnya masyarakat biasa mencari sertifikat SNI dan juga sertifikat ISO.

Hal itu dikarenakan kedua sertifikat ini memberikan jaminan mutu untuk barang-barang tersebut. Sertifikat yang paling umum dikenal saat ini adalah sertifikat ISO 9001 yang merupakan sebuah sertifikat yang memberikan jaminan manajemen mutu. Inilah yang menjadi alasan ada banyak sekali perusahaan yang mendaftarkan produk mereka ke lembaga sertifikasi ISO.

Lembaga sertifikasi ISO 9001 ini akan membuat jadwal untuk melakukan kunjungan ke perusahaan perusahaan yang melakukan pendaftaran produk ini. Mereka akan melakukan survei untuk menilai aspek aspek produksi di dalam perusahaan tersebut. Jika perusahaan yang mereka survei sudah memenuhi faktor-faktor yang ditentukan oleh lembaga sertifikasi ISO maka jelas perusahaan itu akan mendapatkan sertifikat yang mereka inginkan.

Namun jika perusahaan tersebut belum memenuhi semuanya maka akan ada beberapa rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan tersebut untuk mereka penuhi. Perusahaan akan diberikan masa waktu tertentu untuk memenuhi rekomendasi-rekomendasi ini. Jika mereka bisa memenuhi rekomendasi maka mereka berhak untuk memakai sertifikat ISO selama 3 tahun ke depan.

Sertifikat ISO memang merupakan sertifikat yang harus diperpanjang setiap 3 tahun sekali. Hal itu untuk memastikan terjadinya pengawasan rutin terhadap perusahaan perusahaan yang mendapatkan sertifikat ISO ini.

Author Image
brajakelono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *