Jepang Mulai Menawarkan Wisata Halal Ramah Muslim

Jepang menjadi tujuan yang semakin populer bagi wisatawan Muslim. Dalam upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim, Jepang sedang merestrukturisasi industri pariwisatanya agar dapat melayani kebutuhan spesifik umat Islam dengan lebih baik.

Pentingnya segmen pasar perjalanan Muslim sedang disadari oleh banyak negara di seluruh dunia, dengan banyak yang memutuskan untuk merangkul pariwisata Halal. Salah satu negara tersebut adalah Jepang. Jepang dikunjungi oleh lebih dari 300.000 wisatawan Muslim pada tahun 2013 dan jumlah pengunjung diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari satu juta pengunjung Muslim setiap tahun pada tahun 2020.

Sebagian besar kunjungan datang dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura dan merupakan sekitar 65% dari semua pengunjung Muslim ke Jepang.

Untuk memenuhi permintaan fasilitas Halal yang terus meningkat, Jepang telah menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan fasilitas sholat, ketersediaan makanan Halal, dan layanan terkait perjalanan lainnya bagi umat Islam.

Awal bulan ini, Jepang melonggarkan persyaratan visa untuk pelancong dari negara-negara Asia Tenggara. Dengan meningkatnya kesadaran, bisnis dan perusahaan lokal dan Jepang secara bertahap mengubah pendekatan mereka untuk memenuhi pasar perjalanan Muslim.

Makanan halal sedang diperkenalkan di lebih banyak universitas di Jepang untuk melayani mahasiswa Muslim. Dengan fasilitas makanan yang lebih baik untuk siswa Muslim, Pemerintah Jepang bermaksud untuk meningkatkan jumlah siswa asing yang berkunjung ke Jepang untuk pendidikan. Lebih dari 7.000 siswa Muslim saat ini belajar di Jepang dan jumlahnya diperkirakan akan meningkat mengikuti peningkatan ketersediaan fasilitas.

Menjadi negara tuan rumah Olimpiade 2020, Jepang diperkirakan akan melihat peningkatan tajam dalam pariwisata dalam waktu dekat. Lebih dari 20 juta kunjungan wisatawan diharapkan selama tahun itu, dengan lebih dari 1 juta kunjungan dari wisatawan Muslim.

Jepang sendiri adalah rumah bagi sekitar 70.000 – 100.000 Muslim, di mana 10% adalah penduduk asli Jepang sementara 90% lainnya adalah penduduk asing yang tinggal di Jepang. Sejarah modern Islam di Jepang dimulai pada akhir abad ke-19 ketika kontak dilakukan dengan orang Indonesia yang bertugas di kapal Inggris dan Belanda. Kemudian pada tahun 1870-an, terjemahan kehidupan Nabi Muhammad ke dalam bahasa Jepang sangat membantu penyebaran Islam ke seluruh negeri.

Kunjungan wisatawan Muslim Jepang telah mengalami peningkatan 7,2 persen dari 2004-2013 dan diperkirakan akan tumbuh lebih lanjut dengan rata-rata 18,7 persen selama beberapa tahun ke depan. Dengan fasilitas yang baru ditambahkan dan layanan yang ditingkatkan untuk pelancong Muslim, Jepang sedang dalam perjalanan untuk menjadi tujuan utama bagi umat Islam.

Jadi bagi anda yang mencari paket tour halal Jepang, saat ini sudah ada banyak layanan Travel yang menyediakan layanan tour yang menjamin makanan dan minuman halal untuk anda. Anda juga akan dibawa ke tempat-tempat wisata yang tidak melanggar akidah-akidah ajaran agama Islam. Jadi anda bisa memilih paket wisata halal ke Jepang jika anda sangat mengutamakan hal-hal ini.

Author Image
brajakelono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *